• Juara 1 Futsal pada ajang The East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA)
  • Lokasi di Masjidil Haram Mekkah Saudi Arabia Umroh Ramadhan
  • Bersama Alm, Abdul Rahman Wahid
  • Foto Acara Pensi Konser SLANK di SMAN 1 Makassar
  • Foto Bepakaian Korea
  • Pembacaan Puisi di Hadapan Kandidat Walikota Makassar
  • Koleksi Foto Foto Songko Biring Raja yang terbuat dari beberapa ringgit emas
  • Foto Kakek saya ketika diangkat menjadi raja di Bontonompo
  • Pilkada Curang
  • Holiday In Singapore

TERIMA KASIH PENDEMO

KARYA IRWAN PARAWANSA

Lautan manusia terjadi di Monas
Gelombang kebencian menggerayangi Jakarta Pusat
Ini adalah reaksi yang lahirkan aksi akbar Semua hadir karna keikhlasan karna panggilan yang tulus

Monas menggemuruh dengan takbir
Monas menggemah dengan zikir
Monas meraung dengan tauziah pengampunan
Ummat bergelombang minta hidayah
Hidayah untuk pemerintah
Untuk ummat
Untuk penista Al-Quran
Biar sadar dari kekeliruannya

Angka 212 mendadak populer
Awalnya lahirkan was was
Munculkan provokasi
Sibukkan pemerintah
Semua penguasa jadi pusing tujuh keliling
Meski segalanya ancaman jadi sirna
Alhamdulilah pun tersembur dimulut

Terima kasih sahabatku
Terhma kasih saudaraku
Terima kasih pejuang agama
Terimakasih pen JIHAD AL-QURAN
Segalanya menyejukkan aksimu
Indonesiapun damai


Serigala tengah malam.


RUJUKLAH BANGSAKU

KARYA IRWAN PARAWANSA.

Hari ini jangan ada tiarap wahai bangsa Pasang kompas yang pas melangkah kedepan
Pasang perisai berlapis lapis menepis provokasi yg liar dan menakutkan
Jangan ada gentar menjaga keutuhan NKRI
Jangan ada bimbang diatas lingkaran ke Bhinekaan

Hari ini badai pemecah bangsa mulai merasuki ruang dimana mana
Mari rapatkan barisan
Mari tata konfigurasi biar tidak terjebak dari ancaman yang mengatas namakan agama
Biar tidak hanyut dari rayuan sekelompok manusia yang bukan pilihan

Hari ini kesetian kita telah diuji
Kesetiaan pada bangsa dan negara
Kesetiaan pada aturan dan perundang undangan
Berdirilah diatas rel kebenaran
Jihad tidak harus turun kejalan dan anarkis
Pengabdian dengan jujur dan ihklas juga adalah JIHAD

Hari ini, diareal Anjungan Losari mari tangkap dan senyawai atmosfir kedamaian nasional
Damailah Indonesiaku
Amanlah Sulawesi selatan
Sejuklah Makassarku
Mari bekerja dan berkarya tanpa sekat

Serigala tengah malam.



Sang Guru


Puisi Irwan Parawansa

Lelaki setengah bayah berdiri diujung jalan 
Ternyata seorang Bapak Guru 
Diseberang sana seorang Ibu Muda mata melirik kanan kiri matanya nanar memandang
Ternyata Guru Muda wanita dari desa terpencil

Begitulah romantika Sang Guru diabad kini 
Penuh pengabdian, ikhlas, tulus, tanpa pamrih
Meski gaji pas pasan

Hari ini mari kita kenang Hari Guru
Hari pahlawan tanpa tanda jasa
Hari manusia pejuang pencerdas bangsa
Pengantar manusia meraih masa depan yang cerah

Wahai guru mari atur barisan
Kita songsong perjuangan kemuliaan tanpa ada pretensi
Mari bersatu dibawah panji tut wuri handayani
Jangan mundur setapakpun

Dirgahayu PGRI 2016
MARI BERKARYA DEMI MERAIH KEJAYAAN


Serigala Tengah Malam